Musnad Ahmad (Akhlaq dan adab) : 5243 hadits

Hadits No : 26253

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ قَالَ كَانَ عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ مَرْوَانَ يُرْسِلُ إِلَى أُمِّ الدَّرْدَاءِ فَتَبِيتُ عِنْدَ نِسَائِهِ وَيَسْأَلُهَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقَامَ لَيْلَةً فَدَعَا خَادِمَهُ فَأَبْطَأَتْ عَلَيْهِ فَلَعَنَهَا فَقَالَتْ لَا تَلْعَنْ فَإِنَّ أَبَا الدَّرْدَاءِ حَدَّثَنِي أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّعَّانِينَ لَا يَكُونُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شُهَدَاءَ وَلَا شُفَعَاءَ

Hadits No : 26253

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Zaid bin Aslam] berkata, Abdul Malik bin Marwan mengutus utusan kepada [Ummu Darda'], utusan itu kemudian bermalam di rumah isteri-isterinya dan menanyakan perihal Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Zaid Bin Aslam berkata, "Suatu malam Abdul Malik bangun dan memanggil pembantunya namun pembantunya terlambat datang kepadanya sehingga dia melaknatnya, maka Ummu Darda' berkata, "Janganlah kamu melaknat, karena aku telah mendengar [Abu Darda'] menceritakan kepadaku, bahwa dia telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya orang-orang yang suka melaknat, mereka tidak akan menjadi saksi dan memberi syafaat pada hari kiyamat.". (HR. Ahmad)

Hadits No : 26256

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ قَالَ حَدَّثَنِي الْقَاسِمُ بْنُ أَبِي بَزَّةَ عَنْ عَطَاءٍ الْكَيْخَارَانِيِّ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ شَيْءٌ أَثْقَلَ فِي الْمِيزَانِ مِنْ خُلُقٍ حَسَنٍ

Hadits No : 26256

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Syu'bah] berkata, telah menceritakan kepadaku [Al Qasim bin Abu Bazzah] dari [Atha' Al Kaikharani] dari [Ummu Darda'] dari [Abu Darda'] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan melainkan akhlak yang baik.". (HR. Ahmad)

Hadits No : 26262

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُغِيرَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ أَنَّهُ قَدِمَ الشَّامَ فَدَخَلَ مَسْجِدَ دِمَشْقَ فَصَلَّى فِيهِ رَكْعَتَيْنِ وَقَالَ اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي جَلِيسًا صَالِحًا قَالَ فَجَاءَ فَجَلَسَ إِلَى أَبِي الدَّرْدَاءِ فَقَالَ لَهُ أَبُو الدَّرْدَاءِ مِمَّنْ أَنْتَ قَالَ مِنْ أَهْلِ الْكُوفَةِ قَالَ كَيْفَ سَمِعْتَ ابْنَ أُمِّ عَبْدٍ يَقْرَأُ { وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى وَالنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّى } قَالَ عَلْقَمَةُ وَالذَّكَرِ وَالْأُنْثَى فَقَالَ أَبُو الدَّرْدَاءِ لَقَدْ سَمِعْتُهَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَا زَالَ هَؤُلَاءِ حَتَّى شَكَّكُونِي ثُمَّ قَالَ أَلَمْ يَكُنْ فِيكُمْ صَاحِبُ الْوِسَادِ وَصَاحِبُ السِّرِّ الَّذِي لَا يَعْلَمُهُ أَحَدٌ غَيْرُهُ وَالَّذِي أُجِيرَ مِنْ الشَّيْطَانِ عَلَى لِسَانِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَاحِبُ الْوِسَادِ ابْنُ مَسْعُودٍ وَصَاحِبُ السِّرِّ حُذَيْفَةُ وَالَّذِي أُجِيرَ مِنْ الشَّيْطَانِ عَمَّارٌ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي مُغِيرَةُ قَالَ سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ ذَهَبَ عَلْقَمَةُ إِلَى الشَّامِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Hadits No : 26262

Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Mughirah] dari [Ibrahim] dari [Al Qamah], bahwa saat dia tiba di Syam, dia lalu masuk masjid Damaskus dan shalat dua rakaat. Kemudian dia berkata, "Ya Allah, berilah aku seorang teman yang baik." Alqamah lalu duduk (bergaul) dengan [Abu Darda'], Abu Darda' lalu bertanya kepadanya, "Dari manakah kamu?" Dia menjawab, "Dari penduduk Kufah." Abu Darda' bertanya lagi, "Bagaimana kamu mendengar [Ibnu Ummi Abdi] membaca: 'WALLAILI IDZAA YAGHSYAA WAN NAHAARI IDZAA TAJALLAA?" Alqamah lalu membaca: 'WADDZAKARI WAL UNTSAA', maka Abu Darda' pun berkata, "Sungguh, aku telah medengarnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Orang-orang masih saja merasa ragu dengan (bacaan) ku." Kemudian Abu Darda' berkata lagi, "Bukankah di antara kalian ada pemilik bantal? orang yang mengetahui rahasia-rahasia yang tidak diketahui oleh orang lain? dan orang yang terjaga dari setan, berdasarkan (keterangan) lisan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam? Pemilik bantal adalah Ibnu Mas'ud, orang yang mengetahui rahasia adalah Hudzaifah dan orang yang dijaga dari setan ada adalah Ammar." Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] berkata, telah mengabarkan kepadaku [Mughirah] berkata, aku mendengar [Ibrahim] berkata, "[AlQamah] pergi ke Syam…kemudian dia menyebutkan haditsnya.". (HR. Ahmad)

Hadits No : 26264

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّهْشَلِيُّ عَنْ مَرْزُوقٍ أَبِي بَكْرٍ التَّيْمِيِّ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ رَدَّ عَنْ عِرْضِ أَخِيهِ رَدَّ اللَّهُ عَنْ وَجْهِهِ النَّارَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنِ الْمُغِيرَةِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ قَالَ أَتَيْتُ الشَّامَ فَدَخَلْتُ الْمَسْجِدَ فَصَلَّيْتُ رَكْعَتَيْنِ وَقُلْتُ اللَّهُمَّ يَسِّرْ لِي جَلِيسًا صَالِحًا فَذَكَرَ مَعْنَى حَدِيثِ شُعْبَةَ

Hadits No : 26264

Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] -yakni Ibnu Mubarak- dia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Abu Bakar An Nahsyali] dari [Marzuq Abu Bakar At Taimi] dari [Ummu Darda'] dari [Abu Darda'] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa membela harga diri saudaranya semuslim, maka Allah akan menghindarkan neraka dari wajahnya pada hari Kiyamat." Telah menceritakan kepada kami Aswad bin Amir telah menceritakan kepada kami Isra'il dari Mughirah dari Ibrahim dari Alqamah dia berkata, "Saat tiba di Syam aku lalu memasuki masjid dan shalat dua rakaat, kemudian aku berdoa, "Ya Allah, mudahkanlah untuk mendapatkan teman yang baik…. kemudian dia menyebutkan makna haditsnya Syu'bah.". (HR. Ahmad)

Hadits No : 26265

حَدَّثَنَا أَبُو الْعَلَاءِ الْحَسَنُ بْنُ سَوَّارٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ مُعَاوِيَةَ عَنْ أَبِي حَلْبَسٍ يَزِيدَ بْنِ مَيْسَرَةَ قَالَ سَمِعْتُ أُمَّ الدَّرْدَاءِ تَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا الدَّرْدَاءِ يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا سَمِعْتُهُ يُكَنِّيهِ قَبْلَهَا وَلَا بَعْدَهَا يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ يَا عِيسَى إِنِّي بَاعِثٌ مِنْ بَعْدِكَ أُمَّةً إِنْ أَصَابَهُمْ مَا يُحِبُّونَ حَمِدُوا اللَّهَ وَشَكَرُوا وَإِنْ أَصَابَهُمْ مَا يَكْرَهُونَ احْتَسَبُوا وَصَبَرُوا وَلَا حِلْمَ وَلَا عِلْمَ قَالَ يَا رَبِّ كَيْفَ هَذَا لَهُمْ وَلَا حِلْمَ وَلَا عِلْمَ قَالَ أُعْطِيهِمْ مِنْ حِلْمِي وَعِلْمِي

Hadits No : 26265

Telah menceritakan kepada kami [Abu Al Ala' Al Hasan bin Sawar] telah menceritakan kepada kami [Laits] dari [Mu'awiyah] dari [Abu Halbas Yazid bin Maisarah] dia berkata, aku mendengar [Ummu Darda'] berkata, aku mendengar [Abu Darda'] berkata, "Aku mendengar Abul Qasim shallallahu 'alaihi wasallam -aku belum pernah mendengar dia menyebut julukan Nabi sebelum dan sesudah itu- bersabda: "Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla berfirman, "Wahai Isa, sesungguhnya Aku mengutus suatu kaum setelahmu, jika mereka mendapatkan sesuatu yang menyenangkan mereka memuji dan bersyukur kepada Allah, dan jika mendapatkan sesuatu yang tidak menyenangkan mereka berharap kepada Allah dan bersabar padahal mereka tidak memiliki kelembutan dan ilmu." Isa lalu bertanya, "Wahai Rabbku, bagaimana mereka tidak memiliki kelembutan dan ilmu?" Allah menjawab, "Aku memberi mereka dari kelembutan dan ilmu-Ku.". (HR. Ahmad)

Hadits No : 26266

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ حَدَّثَنِي صَدَقَةُ بْنُ أَبِي سَهْلٍ قَالَ حَدَّثَنِي كَثِيرُ أَبُو الْفَضْلِ الطُّفَاوِيُّ حَدَّثَنِي يُوسُفُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَلَامٍ قَالَ أَتَيْتُ أَبَا الدَّرْدَاءِ فِي مَرَضِهِ الَّذِي قُبِضَ فِيهِ فَقَالَ لِي يَا ابْنَ أَخِي مَا أَعْمَدَكَ إِلَى هَذَا الْبَلَدِ أَوْ مَا جَاءَ بِكَ قَالَ قُلْتُ لَا إِلَّا صِلَةُ مَا كَانَ بَيْنَكَ وَبَيْنَ وَالِدِي عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَلَامٍ فَقَالَ أَبُو الدَّرْدَاءِ بِئْسَ سَاعَةُ الْكَذِبِ هَذِهِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ وُضُوءَهُ ثُمَّ قَامَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ أَوْ أَرْبَعًا شَكَّ سَهْلٌ يُحْسِنُ فِيهِمَا الذِّكْرَ وَالْخُشُوعَ ثُمَّ اسْتَغْفَرَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ غَفَرَ لَهُ قَالَ عَبْد اللَّهِ و حَدَّثَنَاه سَعِيدُ بْنُ أَبِي الرَّبِيعِ السَّمَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ أَبِي سَهْلٍ الْهُنَائِيُّ قَالَ عَبْد اللَّهِ وَأَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ وَهِمَ فِي اسْمِ الشَّيْخِ فَقَالَ سَهْلُ بْنُ أَبِي صَدَقَةَ وَإِنَّمَا هُوَ صَدَقَةُ بْنُ أَبِي سَهْلٍ الْهُنَائِيُّ

Hadits No : 26266

Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdul Malik] telah menceritakan kepadaku [Shadaqah bin Abu Sahl] dia berkata, telah menceritakan kepadaku [Katsir Abul Fadll At Thafawi] telah menceritakan kepadaku [Yusuf bin Abdullah bin Salam] dia berkata, "Aku datang kepada [Abu Darda'] ketika dia sakit yang menyebabkan dia wafat, kemudian dia berkata, "Wahai anak saudaraku, apa yang menyebabkanmu sengaja datang ke kota ini, atau apa yang menyebabkan kedatanganmu?" Yusuf menjawab, "Tidak ada maksud lain kecuali untuk menyambung silaturrahmi antara kamu dan bapakku, Abdullah bin Salam." Maka Abu Darda' berkata, "Alangkah buruknya dusta saat ini, aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa berwudlu dan menyempurnakan wudlunya, kemudian dia bangun melaksanakan shalat dua rakaat atau empat rakaat -Sahl ragu-, dia menyempurnakan dzikir dan khusyu' pada keduanya (shalat dua rakaat), kemudian dia memohon ampun kepada Allah Azza Wa Jalla niscaya Allah akan mengampuninya." Abdullah berkata; Dan telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Abu Rabi' As Samman] berkata; telah menceritakan kepada kami [Shadaqah bin Abu Sahl Al Huna'i]. Abdullah berkata, "Ahmad bin Abdullah bingung tentang nama syaikh, maka Sahl bin Abu Shadaqah pun berkata, "Itu adalah Shadaqah bin Abu Sahl Al Huna'i.". (HR. Ahmad)

Hadits No : 26269

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُغِيرَةَ أَنَّهُ سَمِعَ إِبْرَاهِيمَ يُحَدِّثُ قَالَ أَتَى عَلْقَمَةُ الشَّامَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ فَقَالَ اللَّهُمَّ وَفِّقْ لِي جَلِيسًا صَالِحًا قَالَ فَجَلَسْتُ إِلَى رَجُلٍ فَإِذَا هُوَ أَبُو الدَّرْدَاءِ فَقَالَ مِمَّنْ أَنْتَ فَقُلْتُ مِنْ أَهْلِ الْكُوفَةِ فَقَالَ هَلْ تَدْرِي كَيْفَ كَانَ عَبْدُ اللَّهِ يَقْرَأُ هَذَا الْحَرْفَ { وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى وَالنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّى وَمَا خَلَقَ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَى } فَقُلْتُ كَانَ يَقْرَؤُهَا { وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى وَالنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّى } وَالذَّكَرِ وَالْأُنْثَى فَقَالَ هَكَذَا سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَؤُهَا فَمَا زَالَ بِي هَؤُلَاءِ حَتَّى كَادُوا يُشَكِّكُونِي ثُمَّ قَالَ أَلَيْسَ فِيكُمْ صَاحِبُ الْوِسَادِ وَالسِّوَاكِ يَعْنِي عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ أَلَيْسَ فِيكُمْ الَّذِي أَجَارَهُ اللَّهُ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّهِ مِنْ الشَّيْطَانِ يَعْنِي عَمَّارَ بْنَ يَاسِرٍ أَلَيْسَ فِيكُمْ الَّذِي يَعْلَمُ السِّرَّ وَلَا يَعْلَمُهُ غَيْرُهُ يَعْنِي حُذَيْفَةَ

Hadits No : 26269

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Mughirah] bahwa dia telah mendengar [Ibrahim] menceritakan, bahwa [Al Qamah] datang ke Syam dan melaksanakan shalat dua rakaat, kemudian ia berdoa, "Ya Allah, berilah aku seorang teman yang shalih." Al Qamah berkata, "Kemudian aku berteman dengan seorang lelaki dan ternyata dia adalah Abu Darda'. Lalu dia bertanya, "Orang mana kamu?" Aku menjawab, "Dari penduduk Kufah." [Abu Darda'] bertanya lagi, "Apakah kamu tahu bagaimana [Abdullah] (Ibnu Mas'ud) membaca ayat ini: 'WALLAILI IDZA YAGHSYA, WANNAHAARI IDZAA TAJALLA, WAMAA KHALAQADZ DZAKARA WAL 'UNTSA (Demi malam apabila menutupi cahaya siang, dan siang apabila terang benderang, dan penciptaan laki-laki dan perempuan) ', (Qs. Al Lail: 1-3), aku menjawab, "Dia membacanya: 'WALLAILI IDZAA YAGHSYA, WANNAHAARI IDZAA TAJALLAA, WADZ-DZAKARI WAL 'UNTSAA (demi malam apabila menutupi cahaya siang, dan siang apabila terang benderang, dan laki-laki dan perempuan)." Abu Darda' berkata, "Demikianlah aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membacanya, maka itu terus ada padaku hingga mereka meragukan aku." Kemudian Abu Darda bertanya, "Bukankah di antara kalian ada pemilik bantal dan siwak, yaitu Abdullah bin Mas'ud? Bukankah di antara kalian ada orang yang Allah jaga dari setan berdasarkan keterangan lisan lisan Nabi-Nya, yaitu Ammar Bin Yasir? Bukankah di antara kalian ada orang yang mengetahui rahasia-rahasia yang tidak diketahui oleh orang lain, yaitu Hudzaifah?". (HR. Ahmad)

Hadits No : 26271

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ أَبُو الْيَمَانِ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ السَّكُونِيِّ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ أَوْصَانِي خَلِيلِي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِثَلَاثٍ لَا أَدَعُهُنَّ لِشَيْءٍ أَوْصَانِي بِصِيَامِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَأَنْ لَا أَنَامَ إِلَّا عَنْ وَتْرٍ وَسُبْحَةِ الضُّحَى فِي الْحَضَرِ وَالسَّفَرِ

Hadits No : 26271

Telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Nafi' Abu Al Yaman] telah menceritakan kepada kami [Shafwan bin Amru] dari [Abu Idris As Sakuni] dari [Jubair bin Nufair] dari [Abu Darda'] dia berkata, "Kekasihku shallallahu 'alaihi wasallam telah berwasiat kepadaku dengan tiga hal yang aku tidak akan meninggalkannya; yaitu puasa tiga hari tiap bulan, agar aku tidak tidur sebelum melaksanakan shalat witir dan shalat sunnah dluha baik dalam keadaan mukim maupun safar (bepergian).". (HR. Ahmad)

Hadits No : 26273

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ يَعْلَى بْنِ مَمْلَكٍ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ يَبْلُغُ بِهِ مَنْ أُعْطِيَ حَظَّهُ مِنْ الرِّفْقِ أُعْطِيَ حَظَّهُ مِنْ الْخَيْرِ وَلَيْسَ شَيْءٌ أَثْقَلَ فِي الْمِيزَانِ مِنْ الْخُلُقِ الْحَسَنِ

Hadits No : 26273

Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Amru] dari [Ibnu Abu Mulaikah] dari [Ya'la bin Mamlak] dari [Ummu Darda'] dari [Abu Darda'] dan dia sampaikan (kepada Nabi), bahwa beliau bersabda: "Barangsiapa diberikan kepadanya bagian dari kelembutan, berarti telah diberikan kepadanya bagian dari kabaikan, dan tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan (pada hari Kiamat) daripada akhlak yang baik.". (HR. Ahmad)

Hadits No : 26275

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ مَرَّةً أُخْرَى عَنْ عَمْرٍو عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ يَعْلَى بْنِ مَمْلَكٍ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَثْقَلُ شَيْءٍ فِي الْمِيزَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ خُلُقٌ حَسَنٌ

Hadits No : 26275

Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] sekali waktu dari [Amru] dari [Ibnu Abu Mulaikah] dari [Ya'la bin Mamlak] dari [Ummu Darda'] dari [Abu Darda'] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: "Sesuatu yang paling memberatkan dalam timbangan pada hari Kiyamat adalah akhlak yang baik.". (HR. Ahmad)

Ditemukan 5243 hadits tentang Akhlaq dan adab

Indeks

Iman Ilmu Ummat-ummat terdahulu Siroh (perjalanan hidup) Al Qur'an Akhlaq dan adab Ibadat Minuman dan makanan Pakaian dan perhiasan Masalah kepribadian individu Mu'amalat Keputusan, hakim dan hukum-hukum Kriminalitas Jihad

Halaman Indeks

Ditemukan 5243 hadits tentang Akhlaq dan adab